KabarJawa.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, resmi memperkenalkan program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Jawa Tengah 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia di lingkungan pesantren.
Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi para santri dan pengasuh pesantren, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Dalam rilis resminya, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting bukan hanya sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, tetapi juga sebagai motor sosial yang turut berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat.
Karena itu, melalui program ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen mencetak santri profesional yang berdaya saing tinggi dan memiliki kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Program ini juga menjadi bagian dari inisiatif Pesantren Obah, yang merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kemandirian pesantren di berbagai aspek, termasuk pendidikan, ekonomi, dan sosial.
Bentuk dan Jenis Beasiswa
Beasiswa yang ditawarkan meliputi beberapa jenjang pendidikan dan bidang studi. Untuk program S1 dalam negeri, penerima dapat memilih bidang kedokteran, pertanian, sains dan teknologi, teknik, matematika, serta keislaman.
Bantuan yang diberikan mencakup biaya kuliah penuh atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari semester satu hingga delapan.
Sementara untuk program vokasi dan S1 luar negeri bidang sains dan teknologi, mahasiswa berkesempatan menempuh pendidikan di negara seperti Turki, India, Jepang, Korea Selatan, China, dan Taiwan.
Fasilitas beasiswa meliputi biaya kuliah, biaya hidup, asuransi, visa, serta tiket pulang-pergi dari Semarang ke negara tujuan.
Adapun bagi program S1 luar negeri bidang keislaman, bantuan diberikan kepada mahasiswa tahun ketiga di Universitas Al Azhar Mesir serta Universitas Al Ahqof dan Imam Syafii di Yaman.
Dan untuk pengasuh pesantren jenjang S2 dalam negeri, beasiswa berupa bantuan dalam bentuk penyelesaian studi, khususnya bagi mereka yang mengambil bidang keislaman, humaniora, dan sains teknologi.
Lebih lanjut, untuk S1 luar negeri Double Degree, beasiswa berupa kuliah empat semester di luar negeri (semester lima sampai delapan) untuk program sains dan teknologi.
Syarat dan Kriteria Pendaftar
Peserta yang ingin mendaftar wajib memenuhi beberapa persyaratan utama, antara lain:
- Merupakan penduduk Jawa Tengah.
- Sedang atau pernah menempuh pendidikan maupun mengabdi di pesantren yang memiliki EMIS atau IJOP Pesantren.
- Bagi pendaftar S1 dalam negeri, harus diterima melalui jalur SBUB, SNPMB, atau SNBT tahun 2026.
- Untuk pendaftar vokasi dan S1 luar negeri bidang sains dan teknologi, wajib memiliki Letter of Acceptance (LoA).
- Bagi pendaftar S1 luar negeri bidang keislaman, minimal sudah berada di tahun ketiga perkuliahan pada Universitas Al Azhar (Mesir) dan atau Universitas Al Ahgof & Imam Syafii (Yaman).
- Untuk pengasuh pesantren yang mengambil jenjang S2 dalam negeri, minimal berada di semester dua dengan IPK minimal 3,0.
Proses Seleksi dan Wawancara

Seleksi beasiswa ini akan dilaksanakan pada awal tahun 2026 oleh Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP).
Tahapan seleksi mencakup verifikasi administrasi, penilaian akademik dan kepesantrenan, hingga wawancara.
Pada tahap administrasi, peserta wajib menyerahkan dokumen seperti KTP, surat rekomendasi pesantren, bukti penerimaan atau kartu hasil studi.
Tes akademik juga akan menguji hafalan Al-Qur’an dengan standar minimal tiga juz untuk S1 dalam negeri, lima juz untuk S1 luar negeri bidang keislaman, dan sepuluh juz bagi pengasuh pesantren jenjang S2.
Selain itu, peserta juga diuji kemampuan membaca kitab kuning dan wawasan kebangsaan, termasuk penguasaan bahasa asing bagi yang mendaftar ke luar negeri.
Kewajiban Penerima Beasiswa
Para penerima beasiswa nantinya wajib melaporkan perkembangan studi setiap semester dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
Setelah lulus, mereka diharapkan mengabdi minimal satu tahun di pesantren yang memberikan rekomendasi.
Cara Daftar Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Jawa Tengah 2026
Informasi lengkap mengenai pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di
Selain itu, calon peserta juga dapat menghubungi Nafi (081249477772) untuk informasi lebih lanjut.
Harapan dan Tujuan Program
Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Jawa Tengah 2026 ini tidak sekadar memberi bantuan finansial, melainkan menjadi langkah konkret untuk membangun generasi santri yang cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Pemerintah setempat berharap program ini mampu melahirkan lebih banyak santri profesional dari keluarga kurang mampu, khususnya pada bidang strategis seperti kedokteran, pertanian, teknologi, dan kajian Islam kontemporer.
Dan melalui dukungan pendidikan yang terarah, para santri dan pengasuh pesantren diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi lingkungan sekitarnya.***
News
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.